Tuesday, May 15, 2012


MAY 16th, 2012
Ini adalah sebuah cerita tentang bebek buruk rupa.
Suatu pagi bebek terbangun dari mimpi indahnya saat ia berubah menjadi angsa yang cantik jelita.
Ia sangat gembira saat memimpikan hal itu, namun disadarinya semua itu hanya bunga tidur yang terjadi dalam alam bawah sadarnya saja.
Si bebek seperti biasa pergi ke bukit untuk mengumpulkan buah berry. Di tengah perjalanannya ia bertemu dengan ayam. Bebek pun menyapa ayam dengan ramah..
bebek : “Selamat pagi Ayam,” ia memberikan senyum terindahnya.. namun ayam hanya memandang acuh lalu memalingkan mukanya..
Meski kecewa bebek tetap melanjutkan perjalanannya dengan hati yang ikhlas.
Di tengah jalan ia kembali bertemu dengan burung merpati yang rupawan dengan bulu putih bersih, lagi ia menyapa si merpati
bebek : “Selamat pagi Merpati, semoga harimu indah” sapanya sambil tersenyum riang.
merpati: “hmm…” merpati menjawab malas-malasan
Lagi lagi lagi dan lagi ia selalu diacuhkan oleh masyarakat disekitarnya. Telah bertahun tahun ia menjalani hidup yang kejam ini. Ia menyadari bahwa ia hanyalah bebek buruk rupa, maka tak ada seorang pun yang mau berteman dengannya. Meski ia selalu tersenyum namun dalam hatinya yang terdalam ia terurai air mata kesedihan. Bebek menjalani hari harinya dengan tegar. Namun pagi itu bebek merasa sangat sedih dan kesepian.. ia lelah dengan hidupnya, tanpa sadar ia menitihkan air mata..
tiba tiba terdengar suara..
“tolonggggg….tolong….”
si bebek kaget dan mencari sumber suara rintihan itu.. ternyata itu adalah pangeran angsa yang terjepit diantara ranting kayu yang tajam, tanpa pikir panjang bebek menolong pangeran angsa dengan sekuat tenaganya. Akhirnya sang angsa pun selamat meski sedikit terluka, ternyata sayap kiri bebek patah. Pangeran Angsa merasa sangat menyesal dan berterimakasih pada bebek lalu membawanya pulang ke rumahnya.Pangeran Angsa merawat bebek hingga pulih. Namun sayap kiri bebek sudah patah dan bisa berfungsi lagi.
meski bebek sedih karena sayapnya patah namun ia tetap berkata bahwa ia baik baik saja. Pangeran Angsa pun mersakan ketulusan bebek dan memutuskan untuk bersahabat dengan bebek, ia berjanji untuk selalu menjaga bebek dan selalu membuatnya bahagia.
Seiring waktu yang berlalu bebek dan angsa menjalani hari hari yang berwarna, bebek ternyata sangat lucu yang selalu bisa membuat angsa tertawa. Angsa pun dapat melihat betapa indahnya bebek dengan segala kepolosan dan ketulusannya. Angsa merasa bahwa bebek adalah mahluk terindah yang pernah ia temui. Semakin ia mengenal bebek, semakin ia menyadari bahwa bebek sangat berarti dalam hidupnya.
bebek pun merasa sangat bahagia saat bersama angsa karena ini pertama kalinya bebek merasa disayangi dan dihargai. Ia sangat bersyukur karena dipertemukan dengan pangeran angsa.
mereka pun akhirnya menikah dan menjalani hidup dengan suka cita bersama sama hingga akhir hayat memisahkan mereka. Happily ever after

No comments:

Post a Comment